Monday, October 5, 2026

Mengikuti event Aquathlon PartobamanTapanuli Highland

Mengikuti event Aquathlon PartobamanTapanuli Highland

Berangkat


Kami telah Menyusun rencana untuk mengikuti event yang digagas oleh bang Ventus Sitanggang, salah satu alumni Kampus Kenamaan di Indonesia dengan nama Partaobaman, yakni event Sport Tourism  dalam tajuk multi sport Aquathlon, yakni renang sejauh 2,5 Km dan Lari 12 Km yang akan diselenggarakan pada 3 Oktober 2026 di Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara.

Beranggotakan 11 orang personal Lentera Hijrah Adventure yang singkat LHA hari itu tim berangkat dengan dua Armada Toyota Rush dan Chevrolet Troper.

Perjalanan dimulai dari Kota Bukittinggi pada hari Kamis pagi, titik kumpul di bengkel mobil perenang senior pak besrinaldi, sempat sedikit tertunda dari jadwal semula karena pengecekan kondisi pada salah satu kendaraan milik pak komandan dedi arnofri.

Jam 10 tim mulai berangkat Toyota Rush dikemudikan oleh Pak Mus, senior bugar berusia 60 an dan bang lajid senior usia 50 an dengan Chevrolet Trooper bermanuver dengan mudahnya melibas rute Lintas Tengah Sumatera tikungan Palupuah dan Tanjakan Lurah Barangin. Sekitar setengah 1 kami sampai di Kota Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman pemberhentian pertama guna menunaikan kewajiban sholat dan bersegera mengisi lambung pribadi, agar Kembali fit diperjalanan.

Sekitar pukul 2 siang kunci kontak Kembali pada posisi on dua armada merangsek maju melewati Panti, Rao, Muara Sipongi, koto nopan..

Melewati rute lintas tengah sumatera ditemani iring - iringan Truk, sesekali Jalan Rusak, berpapasan dengan Bus ALS hingga kami berhenti di Panyabungan pada  218 Km perjalanan tepatnya diwaktu magrib  untuk menunaikan kewajiban 5 waktu. Kala itu driver rush masih dimainkan oleh Pak Mus sang senior lintas Tengah sepanjang perjalanan.

Setelah melakukan jama’k qasar Magrib dan Isya, setengah jam kemudian perjalanan dilanjutkan bang lajid tetap setia memegang kemudi, sedangkan Driver Rush sudah berpindah tangan ke posisi petarung Rahmat Hadi. Melewati Padang Sidempuan kemudian kami berhenti pada jam 10 malam setelah 95 Km perjalanan guna beristirahat di Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok, Mesjid ini berada pada Komplek Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan. Masjid ini juga merupakan tempat persinggahan bagi musafir baik dari Sumatera Barat maupun dari Sumatra Utara yang melintas di lintas Tengah Sumatera. Sarana masjid yang bersih parkiran dan kedai makan yang nyaman dapat dimanfaatkan untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Dengan persiapan Logistik yang kami bawa, disini kami menggelar masak, makan malam dan beristirahat.

Shubuh - suasana sekeliling masjid tertutup kabut, sesekali hujan rintik rintik membasahi bumi tapsel dipagi itu, selepas sarapan pagi sekitar pukul 7.30 Kembali melanjutkan perjalanan dan berhenti pada pukul 10.30 di siborong-borong, guna persiapan ibadah sholat juma’t yang harus ditunaikan, kami rehat lebih cepat dan tentunya didahului dengan makan siang.


Seusai sholat jum’at perjalanan dilanjutkan sekitar pukul 1.30 siangnya tidak jauh lagi map menunjukkan sekitar 28 Km lagi dari sini kami akan sampai ditujuan, sampai di kota Silangit kami belok Kiri dan sampailah di Hotel Libra yang merupakan basecamp panitia acara sekitar pukul 2.15 siang. Disambut ketua panitia dan beberapa peserta yang telah duluan hadir kami ber-ramah Tamah sembari lihat pemandangan sekitaran danau toba yang sangat indah, tebing tinggi menjulang yang merupakan geosite Sipinsur terlihat berdiri megah mengelilingi daerah ini.

Selesai mengambil racepack dan mendengar arahan ketua panitia, kami cek in ke penginapan Villa Marsaulina yang hanya berjarak 150 meter dari Lokasi acara.

Disore itu terbersitlah keinginan untuk mencoba sejuknya perairan danau toba terkhusus rute 1,2 Km ke pulau Sibandang yang merupakan rute acara besok pagi, Sumatera Tengah yang terakhir diisi sekitar 11.30 sebelum sholat jumat tadi dirasa tidak bisa berkompromi, sehingga mau tidak mau harus diisi sedikit supaya ada energi untuk pulang balik renang sejauh 2,4 Km.

setelah ditawarkan ke beberapa anggota hanya Bang yusuf, Irvan dan saya, kami bertiga yang minat untuk mencoba renang di danau ini yang sayang untuk dilewatkan, perairan yang tenang, kondisi air danau yang bersahabat tiada hiu, ular laut atau buaya muara sekalipun, meyakinkan kami untuk nyebur pada posisi jam 5 sore lewat beberapa menit itu.

Smarwatch Set Up, Buoy Check

Mulailah kami beranjak sedikit demi sedikit mengarah ketengah guna merasakan sensasi renang di danau Toba. sore itu terlihat beberapa panitia menggunakan perahu kayak hendak memasang buoy di jalur race besok hari. Dan benar seperti yang disampaikan bang ventus ketua penyelenggara, jarak dari Pantai Libra Posisi Start ke Pulau Sibandang yakni kurang lebih 1,2 Km terukur pas di Smarwatch. Sampai di pulau Sibandang kami langsung balik ke Pantai Libra ditemani langit yang mulai gelap beserta hujan yang turun penambah syahdunya suasana kala itu, alhasil kami mandi hujan guna sampai ke penginapan.


 Acara

Pagi Hari sekitar pukul 8 mulailah dimulai race renang sejauh 2,5 Km (2,4 pembulatan) untuk kategori Swim a Run dan Renang 1,2 km untuk kategori Fun OWS. Dua kategori tersebut diikuti oleh 62 Peserta, 35 diantaranya Adalah peserta Swim a Run.

Khusus peserta OWS Fun akan merasakan sensasi ngopi di Tengah danau, sedangkan untuk peserta Swim a run mengikuti rece dengan kemampuan masing – masing, ada yang kuat renang tapi tidak kuat lari, ada yang kuat lari tapi tidak kuat renang, semua Kembali pada strategi masing – masing. Rute lari cukup bervariasi mulai dari jalan aspal hingga ketengah Perkebunan warga dibumbui tanjakan dengan elevasi yang menggugah keringat.

Race berlangsung mengasyikkan cuaca yang cerah serta persiapan panitia membuat kami nyaman dalam mengikuti acara, perahu kayak dan kapal boat setia mengawal peserta, Drone dan Bidikan Fotografer siap siaga mengabadikan momen Sport Tourism gelaran kedua ini, serta tarian Tor Tor turut menghiasi penyambutan peserta di pulau Sibandang. Sukses buat panitia

Pulang

Sekitar pukul 11.30 siang semua peserta race sudah masuk finish dan even selesai, kamipun bersiap untuk Kembali ke Penginapan villa marsaulina, setelah makan siang dan Bersiap siap, pukul 2 siang kami check out pak Mus ambil alih kemudi dan bang lajid single fighter tak tergantikan, kami bergerak sejauh 137 Km hingga berhenti pada waktu magrib di Mesjid Agung Syahrun Nur Sipirok. Disini kami kami tidak lagi menggelar logistik, namun makan di kedai UMKM sekitaran Mesjid. Kopi sipirok jadi pilihanku malam itu untuk doping menjadi pilot jalan malam. Sekitar pukul 8.30 seusai makan siang kami bergerak melanjutkan perjalanan, kemudi sudah saya ambil alih, perjalanan malam dari sipirok akan melewati Padang Sidempuan sesekali kami masuk ke SPBU guna pengisian bahan bakar, dan berhenti untuk istirahat dan loading solar Troper di Mesjid Panyabungan, disini kurang lebih 1,5 jam kami istirahat agak lama, berhubung di Troper hanya bg lajid yang pegang kemudi dari start Muara. Ditemani gelap malam dan truk truk yang melintas dua kendaraan melaju hingga akhirnya saya menyerah setelah melewati 213 Km jarak dari Sipirok Sumut hingga Panti Sumbar, dan kemudian kemudi beralih.

Sekitar jam 7 sampailah kami di Bukittinggi, sarapan, perpisahan dengan segenap Tim, dan kemudian Kembali ketempat tujuan masing – masing baik itu Payakumbuh, Padang Panjang, Padang maupun yang berdomisili di Bukittinggi dan Baso.

#selesai

  




No comments:

Post a Comment